menemani getir melawan tegak tegar;
tak patah bahagiamu, ku hiasi mimpi beludru milikmu...
bungkam sombongnya jiwa setan hatiku;
adikku; sungguh hanya engkau hartaku...
aku tiada cinta selain cinta kepadamu,
tiada rindu ku hari ini kecuali untukmu...
Wajahmu yang tak pernah hilang dari ingatanku
Selalu hadir menghiasi mimpiku
Aku tersadar kau ada disampingku
Tapi kutak bisa memelukmu melepas kerinduanku
Selalu hadir menghiasi mimpiku
Aku tersadar kau ada disampingku
Tapi kutak bisa memelukmu melepas kerinduanku
Ingin aku membelai wajahmu yang bening
Menghapus air matamu disaat kau terluka
Tapi tak pernah sampai tanganku meraihmu
Hanya bayangan wajahmu yang bisa kulihat
Menghapus air matamu disaat kau terluka
Tapi tak pernah sampai tanganku meraihmu
Hanya bayangan wajahmu yang bisa kulihat
Kuharap kau mendengar semua kata – kataku
Dan anggap aku ada disampingmu
Yang akan selalu menemanimu
Dikala kau dilanda kesepian
Dan anggap aku ada disampingmu
Yang akan selalu menemanimu
Dikala kau dilanda kesepian
Bila saatnya nanti kurindukanmu
Biarkan memelukmu
Biarkan aku mencium keningmu
Biarkan aku melepas segala kerinduanku
Karena engkau adalah adik kecilku
Biarkan memelukmu
Biarkan aku mencium keningmu
Biarkan aku melepas segala kerinduanku
Karena engkau adalah adik kecilku









0 komentar:
Posting Komentar